Sejarah Desa

Nama Desa Cikangkung diambil dari Nama Ci atau Cai yang berarti Air sumber kehidupan serta kesejahteraan, dan Kangkung yang artinya Tumbuhan sayuran kaya vitamin dan Protein yang dapat tumbuh subur dimana-mana dengan sendirinya tanpa proses penanaman dan pemupukan.

Sejarah Desa

Nama Desa Cikangkung diambil dari Nama Ci atau Cai yang berarti Air sumber kehidupan serta kesejahteraan, dan Kangkung yang artinya Tumbuhan sayuran kaya vitamin dan Protein yang dapat tumbuh subur dimana-mana dengan sendirinya tanpa proses penanaman dan pemupukan. Desa Cikangkung berdiri tahun 1918 pada masa pendudukan kolonial Belanda, atas prakarsa seorang warga pribumi bernama MARTUH yang pada waktu itu cukup disegani oleh penduduk pribumi dan kolonial Belanda, secara aklamasi Pak MARTUH ditunjuk menjadi Kepala Desa dengan sebutan Lurah, memimpin Desa Cikangkung yang memiliki Luas wilayah ± 12.000 M2, mencakup Desa Gunungbatu, Desa Mekarsari, Desa Ujunggenteng, dan Desa Pangumbahan.

 

SEJARAH PERKEMBANGAN DESA

TAHUNKEJADIAN YANG BAIKKEJADIAN YANG BURUK
1920Mulai Tumbuh perlawanan Penduduk pribumi terhadap Pendudukan Kolonial Belanda yang menguasai areal perkebunan.Terjadinya masa kerja paksa ( Rodi ) di areal perkebunan dan dermaga pantai selatan Ujunggenteng, Masyarakat kekurangan bahan makanan, kematian dimana-mana.
1922Adanya kerukunan antar suku dan budaya Sunda-Jawa pendatang dari Jawa Tengah
1940-1965Pemetaan Tanah Milik Adat ( Agraria ), mulai adanya Fasilitas Pasar DesaTerdapat kesenjangan sosial dengan munculnya paham komunisme, agresi militer Belanda ditambah dengan ketidakstabilan perekonomian yang mengakibatkan Masyarakat dilanda kelaparan, kemiskinan, merata disertai wabah penyakit kulit.
1976Pemekaran Desa Cikangkung menjadi Desa Cikangkung dan Desa Gunungbatu, Masyarakat mulai mengenal pola pertanian dan kesehatan.

 

 

 

1982 – 1999Masyarakat mulai mengenal program kelompok belajar, dibangunnya Sekolah INPRES dibeberapa tempat, Puskesmas, Posyandu, Optimalisasi Pasar Desa, Irigasi, Infrastruktur Jalan, KUD, dan poin-poin Repelita lainnya.

Masyarakat mengalami krisis Air bersih dan rawan Pangan, imbas dari meletusnya Gunung Galunggung.

Krisis Ekonomi atau disebut Krisis Moneter Tahun 1998 melumpuhkan Sumber kebutuhan masyarakat diberbagai sektor.

2004- SekarangTerjadinya Pemekaran Desa Cikangkung menjadi Desa Cikangkung dan Desa Mekarsari. Masyarakat mulai pulih dari keterpurukan ekonomi , mengenal tekhnologi era globalisasi, perekonomian masyarakat merangkak naik, Desa Cikangkung meraih juara Desa Percontohan Tingkat kabupaten 

Silsilah Kepala Desa

MARTUH

Kepala Desa Periode
1919-1932

DUKRI

Kepala Desa Periode
1933-1943

R. TANUWIJAYA

Kepala Desa Periode
1944-1957

Rd. DJAKARIA

Kepala Desa Periode
1958-1968

JUMANTA

Kepala Desa Periode
1969-1977

A. SUPENDI

Kepala Desa Periode
1977-1985

EDI JUHANA

Kepala Desa Periode
1986-1994

MUHALI

Kepala Desa Periode
1995-2003

AWAN GUNAWAN

Kepala Desa Periode
2004-2004

JAYADI

Kepala Desa Periode
2005-2011

JAYADI

Kepala Desa Periode
2011-2017

GUNAWAN

Kepala Desa Periode
2017-2023